Blog

Tingkatkan Partisipasi Anak dalam Pembangunan Daerah, PKPA Gelar Dialog Anak dengan Pemerintah

Medan, PKPA Indonesia – Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) melalui Unit Sanggar Kreativitas Anak (SKA) menyelenggarakan Reguler Meeting between Government with Children dengan tema “Dialog Anak dan Pemerintah: Membangun Kelurahan Lalang Aman, Sehat, dan Ramah Anak” pada 20 November lalu di Joglo SKA-PKPA, Pinang Baris, Medan yang dapat terlaksana melalui dukungan dari Kindernothilfe (KNH). Kegiatan ini merupakan upaya nyata PKPA dalam mendorong partisipasi anak dalam pembangunan daerah sesuai dengan Konvensi Hak Anak (KHA) dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Kegiatan kali ini berfokus pada keterlibatan anak dalam Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) dan pentingnya Musrenbang yang inklusif dan ramah anak. Tujuan utama dari pertemuan ini adalah mendorong dialog langsung antara anak dan pemerintah kelurahan, sekaligus mempersiapkan Forum Anak Kelurahan Lalang dampingan PKPA agar dapat berpartisipasi aktif pada Musrenbang. Sebanyak 28 orang menghadiri acara ini, di antaranya Pemerintah Kelurahan Lalang, TP PKK Kelurahan Lalang, serta perwakilan anak dari Forum Anak Kelurahan Lalang, PIK-R Al Amjad, dan siswa SMKN 9 Medan.

Diskusi dalam kegiatan ini berlangsung secara partisipatif di mana peserta dibagi menjadi beberapa kelompok untuk menganalisis isu-isu yang mereka hadapi melalui metode problem tree. Setiap kelompok secara bersama-sama mengidentifikasi masalah, menggali penyebabnya, serta menelaah dampak yang muncul akibat kurang terakomodasinya suara anak dalam proses pengambilan keputusan di lingkungan mereka. Selain itu, peserta juga melakukan identifikasi aktivitas yang telah dilakukan menggunakan metode traffic lights untuk menandai kegiatan mana yang sebaiknya dilanjutkan, mana yang perlu diperbaiki, dan mana yang tidak perlu diteruskan.

Sunarmiati Surya Budi, Ketua TP PKK Kelurahan Lalang, menyampaikan antusiasmenya atas kegiatan ini. “Saya merasa bahwa kegiatan seperti ini menjadi inisiatif yang sangat penting untuk dilakukan dalam upaya meningkatkan partisipasi anak, utamanya dalam kegiatan seperti Musrenbang. Keterwakilan suara mereka adalah aspek utama dalam penyusunan kebijakan yang melibatkan mereka,” ujarnya.

Dengan kegiatan ini, PKPA berharap dapat memperkuat suara anak dalam perencanaan pembangunan daerah, memastikan kebijakan dan program yang disusun lebih responsif terhadap kebutuhan anak, serta mendorong terciptanya kelurahan yang aman, sehat, dan ramah anak. (DMC)

Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA)

Kontak Pengaduan Kasus