Blog

Komunitas Anak Dampingan PKPA, Forum Anak Kota Gunungsitoli dan GO-FRIEND Suarakan Hak Anak dalam Dialog Isu Aktual RRI Gunungsitoli

Gunungsitoli, PKPA Indonesia – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 dengan tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) Cabang Nias bersama Forum Anak Kota Gunungsitoli dan GO-FRIEND (Gunungsitoli Online Friend & Reliable Information Security Defense) mengikuti Dialog Isu Aktual di RRI Gunungsitoli pada Kamis .

Dialog yang dipandu oleh penyiar Kak Indah Bu’ulolo tersebut mengangkat topik “Melindungi Karakter dan Mental Anak dengan Menghadirkan Ruang Aman untuk Bertumbuh.” Kegiatan berlangsung hangat dan interaktif dengan menghadirkan tiga perwakilan anak, yaitu Kayleen Telaumbanua, Kezya Zebua, dan Aurel Harefa. Ketiganya secara aktif menyampaikan pandangan mengenai berbagai isu yang dihadapi anak-anak saat ini.

Dalam dialog tersebut, para peserta membahas pentingnya menghentikan kebiasaan membandingkan anak, memberikan ruang bagi anak untuk menyampaikan pendapat, mencegah perundungan di lingkungan sekolah maupun ruang digital, serta menciptakan lingkungan yang aman agar setiap anak dapat tumbuh dengan percaya diri dan mengembangkan potensinya.

Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah masih ditemukannya pekerja anak di Kota Gunungsitoli. Para perwakilan anak menyampaikan keprihatinan karena masih sering melihat teman-teman sebaya yang berjualan kerupuk, buah-buahan, dan berbagai dagangan lainnya di kawasan jajanan malam serta Taman Kota Gunungsitoli.

Menurut mereka, setiap anak berhak menikmati masa kanak-kanak dengan belajar, bermain, dan meraih cita-cita tanpa harus kehilangan kesempatan tersebut karena bekerja.

Pada kesempatan tersebut, ketiga perwakilan anak juga menyampaikan pesan inspiratif kepada anak-anak di seluruh Indonesia.

Kezya mengajak anak-anak untuk berani bermimpi, berani berkata benar, dan tidak ragu meminta pertolongan ketika menghadapi kesulitan. Ia juga mengingatkan agar anak tidak membandingkan dirinya dengan orang lain karena setiap anak memiliki proses tumbuh dan berkembang yang berbeda. Menurutnya, setiap anak perlu bangga terhadap dirinya sendiri serta menemukan lingkungan dan komunitas yang dapat mendukung perkembangan mereka.

Sementara itu, Aurel menyampaikan bahwa setiap langkah kecil yang dilakukan hari ini akan menjadi jejak besar bagi Indonesia di masa depan. Ia mengingatkan bahwa setiap impian pasti memiliki tantangan sehingga dibutuhkan keberanian, ketekunan, dan semangat untuk terus berjuang.

Senada dengan itu, Kayleen menegaskan bahwa kesuksesan bukan hanya milik mereka yang paling pintar atau paling mampu. Menurutnya, setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berhasil selama memiliki kemauan, keberanian, serta terus berusaha mengembangkan potensi terbaiknya melalui lingkungan dan komunitas yang positif.

Melalui momentum Hari Anak Nasional 2026, Forum Anak Kota Gunungsitoli dan GO-FRIEND mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan ruang yang aman, ramah, dan penuh dukungan bagi setiap anak. Sebab, anak yang merasa dicintai, didengar, dan dilindungi hari ini akan tumbuh menjadi generasi yang mampu berkontribusi dan membangun Indonesia yang lebih baik di masa depan. (DMC_Yhen)

Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA)

Kontak Pengaduan Kasus