Blog

Kolaborasi PKPA, Pemko Gunungsitoli dan BNN Kota Gunungsitoli Semarakkan Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 dan Hari Anti Narkotika Internasional Tahun 2026

Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) Cabang Nias berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Gunungsitoli serta Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Gunungsitoli menyelenggarakan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026 di Taman Ya’ahowu Kota Gunungsitoli.

Kegiatan ini mengusung tema Hari Anak Nasional “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” serta tema Hari Anti Narkotika Internasional “Membangun Generasi Sehat, Cerdas, dan Kuat melalui Gerakan Ananda Bersinar Menuju Indonesia Emas 2045.”

Manajer PKPA Cabang Nias menyampaikan bahwa peringatan Hari Anak Nasional bukan hanya merupakan agenda tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi semua pihak dalam memastikan setiap anak memperoleh hak untuk tumbuh, berkembang, berpartisipasi, dan terlindungi dari segala bentuk kekerasan, eksploitasi, penyalahgunaan narkotika, serta berbagai ancaman di era digital.

Pemerintah Kota Gunungsitoli yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, Andhika Perdana Laoly, S.STP., M.Si., CGCAE, menyampaikan bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Anak harus memperoleh hak untuk tumbuh, berkembang, berpartisipasi, serta terlindungi dari kekerasan, eksploitasi, penyalahgunaan narkotika, maupun berbagai ancaman di ruang digital.

Sementara itu, BNN Kota Gunungsitoli melalui Kasubbag Umum Leos Balthasar Wirawan Gulo, S.H., mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat gerakan pencegahan penyalahgunaan narkotika sejak usia dini melalui Program Ananda Bersinar, sehingga lahir generasi yang sehat, cerdas, dan bebas narkoba.

Kegiatan juga menjadi panggung bagi kreativitas dan partisipasi aktif anak-anak dalam menyampaikan pesan-pesan perlindungan anak, keamanan digital, dan pencegahan penyalahgunaan narkotika. Forum Anak Desa Teluk Belukar membuka acara dengan Tarian Kreasi Nusantara yang menggambarkan semangat persatuan dalam keberagaman. Forum Anak Desa Tetehosi Afia menampilkan Puisi Musikal yang mengangkat pentingnya kasih sayang, perlindungan, dan pemenuhan hak anak. Forum Anak Kota Gunungsitoli membawakan drama “Stop Narkoba” yang mengajak generasi muda menjauhi penyalahgunaan narkotika dan menjadi pelopor hidup sehat. GO-FRIEND (Gunungsitoli Online Friend & Reliable Information Security Defense) yang juga merupakan Duta Cyber Safety Kota Gunungsitoli menampilkan drama edukasi Cyber Safety. Melalui pertunjukan tersebut, anak-anak mengangkat berbagai persoalan yang kerap dihadapi di ruang digital, seperti perundungan siber (cyberbullying), penyebaran informasi pribadi, penipuan daring, hingga pentingnya bijak menggunakan media sosial. Penampilan ini mendapat apresiasi dari para tamu undangan karena mampu menyampaikan pesan literasi digital secara kreatif, edukatif, dan mudah dipahami. Selain itu, sejumlah anak peserta dan tamu undangan juga menampilkan kemampuan terbaik mereka melalui pertunjukan menyanyi yang semakin menyemarakkan suasana peringatan Hari Anak Nasional.

Kegiatan berlangsung meriah, tertib, dan penuh semangat. Anak-anak mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan antusias, menunjukkan bahwa mereka bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi juga subjek pembangunan yang memiliki kreativitas, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.

Keunikan kegiatan ini terlihat dari keterlibatan aktif anak dalam penyelenggaraan acara. Kepanitiaan didominasi oleh anak-anak dengan Alfred Berkat Zebua dipercaya sebagai Ketua Panitia. Hal ini menjadi wujud nyata penerapan prinsip partisipasi anak, di mana anak diberikan ruang untuk berkontribusi secara langsung dalam perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan.

Kolaborasi antara Pemerintah Kota Gunungsitoli, PKPA Cabang Nias, dan BNN Kota Gunungsitoli diharapkan terus memperkuat upaya mewujudkan Kota Layak Anak, membangun generasi yang sehat, kreatif, bebas narkoba, serta siap menghadapi tantangan di era digital menuju Indonesia Emas 2045. (DMC_Yhen)

Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA)

Kontak Pengaduan Kasus