
Nias, PKPA Indonesia – PKPA melaksanakan Pertemuan Rutin Kelompok Anak Dusun 1, Desa Tetehosi Afia, dengan agenda bermain dan belajar bersama melalui game ular tangga edukatif “Cyber Guest”. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya PKPA dalam mengenalkan pemahaman mengenai cyber safety kepada anak melalui metode yang sederhana, interaktif, dan menyenangkan.
Melalui permainan “Cyber Guest”, anak-anak diajak mengenali berbagai hal penting dalam menjaga keamanan saat menggunakan internet. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya menjaga informasi pribadi, berhati-hati saat berinteraksi dengan orang lain di ruang digital, serta mengenali berbagai risiko yang dapat muncul ketika menggunakan internet dan media sosial.
Setiap langkah dalam permainan menjadi kesempatan bagi anak untuk menjawab pertanyaan, berdiskusi, dan berbagi pengalaman terkait aktivitas mereka di dunia digital. Dengan pendekatan belajar sambil bermain, materi mengenai keamanan digital disampaikan melalui situasi yang dekat dengan keseharian anak sehingga lebih mudah dipahami dan diingat.
Kegiatan berlangsung dalam suasana ceria dan interaktif. Anak-anak terlihat antusias mengikuti permainan sekaligus terlibat dalam diskusi mengenai bagaimana menggunakan internet secara aman dan bertanggung jawab. Pendekatan ini juga memberikan ruang bagi anak untuk menyampaikan pendapat dan belajar dari pengalaman satu sama lain.


Dalam kegiatan tersebut, anak-anak didampingi oleh Staf Pendamping Anak PKPA Nias serta Ketua Forum Anak Desa Tetehosi Afia yang juga merupakan Duta Cyber Safety Kota Gunungsitoli. Keterlibatan Duta Cyber Safety turut mendorong pendekatan edukasi sebaya, di mana anak dapat saling berbagi pengetahuan dan mengingatkan satu sama lain mengenai pentingnya menjaga keamanan di ruang digital.
Pertemuan rutin kelompok anak tidak hanya menjadi ruang untuk bermain dan berkumpul, tetapi juga menjadi wadah bagi anak untuk belajar, berinteraksi, menyampaikan pendapat, serta memperoleh pengetahuan yang mendukung tumbuh kembang dan perlindungan mereka.
Melalui kegiatan ini, PKPA mendorong anak agar semakin bijak menggunakan teknologi, mampu mengenali risiko di ruang digital, serta mengetahui langkah yang dapat dilakukan ketika menghadapi situasi yang membuat mereka merasa tidak aman. Pemahaman tersebut diharapkan dapat membantu anak menjadi pengguna internet yang lebih aman, bijak, dan bertanggung jawab sekaligus turut menciptakan ruang digital yang ramah bagi anak. (DMC_Yhen)
Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA)
